SUSTAINABLE TOURISM PADA WISATA CAGAR BUDAYA SITUS KARUMAN

Authors

  • Indra Lukmana Putra Politeknik Negeri Malang

DOI:

https://doi.org/10.61696/juparita.v2i2.284

Keywords:

Pariwisata Berkelanjutan , Cagar Budaya, Mbah Karuman

Abstract

Aspek Pariwisata berkelanjutan peningkatan kesejahteraan, perekonomian, dan peningkatan kualitas hidup. Lebih jauh lagi dengan  menjaga dan melestarikan cagar budaya sebagai warisan leluhur dengan  meminimalkan dampak negatif terhadap situs cagar budaya. Tujuna riset mengidentifikasi dampak dari pariwisata berkelanjutan. implementasi pariwisata berkelanjutan pada dimensi lingkungan, ekonomi dan sosial budaya masyarakat Situs Mbah Karuman, lokasi riset dilakukan di Kelurahan Tlogomas, Kecamatan Lowokwaru Kota Malang. Metode deskriptif kualitatif, kolektif data primer dan sekunder hasil dari wawancara, observasi, dokumentasi, dan studi kepustakaan. Pariwisata berkelanjutan Situs Cagar Budaya Mbah Karuman dilakukan kolektif antara generasi muda dan sesepuh masyarakat setempat untuk mewujudkan wisata ramah lingkungan, menjaga kelestarian  dan menumbuhkan rasa peduli pada kelestarian cagar budaya. Dari pengelola sampah, lahan ekonomi berupa warung kopi, pemancingan dan dari segi sosial Masyarakat dapat melestarikan seni dan budaya dengan melakukan regenerasi generasi muda dengan kegiatan seni bantengan dan kerajinan tangan.

References

Butler, R. W. (2007). Sustainable Tourism-Looking Backwards in Order to Progress. In Hall, C.M. and Lew, A.A. (Eds), Sustainable tourism: a geographical perspective (25-34) ISBN : 9780582322622. Harlow, UK: Addison Wesley Longman Ltd

Cleaver F (1999) The paradox of participation: an assessment of participatory approaches to development. Journal of International Development 11, 597-612.

Cohen, E. (1978). The impact of tourism on the physical environment. Annals of Tourism Research, 5(2), 215–237

Cooper, C., Fketcher, J., Gilbert, D., & Wanhill, S. (1993). Tourism: Principles, and Practice. https://doi.org/https://doi.org/10.1177/0047287594032003

Damanik, Janianton & Weber, Helmut. F. 2006, Perencanaan Ekowisata: dari Teori ke Aplikasi, Yogyakarta: Andi Offset.

Gabriella C.V.T., Hermino N., Yanti., Delci F., Leo C.S. (2024). Faktor-Faktor Mempengaruhi Motivasi Repeater Tourist pada Destinasi

Sakura Hills Tawangmangu. Jurnal Pariwisata Tawangmangu, 2, 1, 28-43. https://doi.org/10.61696/juparita.v2i1.230

Gow D, Vansant J (1983) Beyond the rhetoric of participation in rural development: How can it be done? World Development 11, 427-443.

Janusz, G. K., & Bajdor, P. (2013). Towards to sustainable tourism–framework, activities and Dimensions. Procedia Economics And Finance, 6, 523–529

Jacobs, P., Gardner, J. and Munro, D., 1987. Sustainable and Equitable Development: An Emerging Paradigm. Cambridge, U. K.: International Union for Conservation of Nature and Natural Resources.

Kelly D (2001) 'Community participation in rangeland management: a report for the Rural Industry Research and Development Corporation.' (RIRDC: Barton ACT)

Kelly K, Van Vlaenderen H (1995) Evaluating participation processes in community development. Program Evaluation and Planning 18, 371-383.

Kemenparekraf/Baparekraf. In Kemenparekraf.go.id. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia. (2023). Rencana Strategis Pariwisata Berkelanjutan dan Green Jobs untuk Indonesia. International Labour Organization (ILO). https://kemenparekraf.go.id/

Kirk, J. and Miller, M.., 1986. Reliability and Validity in Qualitative Research. Beverly Hills, CA: Sage Publications.

Kørnøv, L. and Thissen, W.A.H., (2000). Rationality in decision- and policymaking: Implications for strategic environmental assessment. Impact Assessment and Project Appraisal, 18(3), pp.191–200.

Midgley J, Hall A, Hardiman M, Narine D (Eds) (1986) 'Community participation, social development and the state.' (Methuen: London; New York)

Moleong, L. J. (2017). Metode riset Kualitatif. PT. Remaja Rosdakarya. https://doi.org/10.4236/inframatics.2023.41001

Pelling M (1998) Participation, social capital and vulnerability to urban flooding in Guyana. Journal of International Development 10, 469-486.

Sadler, B. and Verheem, R., 1996. Strategic Environmental Assessment: Status, Challenges and Future Directions. Ministry of Housing, Spatial Planning and the Environment.

Saputra, I. G. G., & Sukana, I. M. (2013). Kajian Perilaku Wisatawan Eropa First Timer dan Repeater di Kelurahan Ubud. https://doi.org/https://doi.org/10.24843/JDEPAR.2013.v01.i01.p03

Tosun, C. 2006. Expected Nature Of Community Participation In Tourism Development. 27 (3), 493-504. Turkey: School Of Tourism And Hotel Management

World Tourism Organization (WTO). International Union of Office Travel Organization (IUOTO)

Published

2024-07-01

How to Cite

Lukmana Putra, I. (2024). SUSTAINABLE TOURISM PADA WISATA CAGAR BUDAYA SITUS KARUMAN. Jurnal Pariwisata Tawangmangu, 2(2), 110–121. https://doi.org/10.61696/juparita.v2i2.284

Issue

Section

Articles