PARIWISATA BELANJA SEBAGAI PENGGERAK EKONOMI MASYARAKAT LOKAL
(Studi pada Pasar Buah Berastagi)
DOI:
https://doi.org/10.61696/juparita.v3i1.549Abstract
Dengan menciptakan peluang usaha baru dan meningkatkan pendapatan masyarakat, pariwisata belanja telah menjadi salah satu pendorong utama pertumbuhan ekonomi lokal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari bagaimana wisata belanja dapat memengaruhi ekonomi lokal melalui hubungan yang terjadi antara wisatawan dan komunitas setempat. Selain meningkatkan pendapatan pedagang, industri ini mendorong perkembangan industri terkait seperti kuliner, kerajinan tangan, dan akomodasi. Wisatawan mendukung pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dengan membelanjakan uang mereka pada produk lokal. Pariwisata belanja juga membantu menciptakan pekerjaan baru dan mengurangi pengangguran di wilayah tersebut. Selain itu, penelitian ini menemukan masalah yang dihadapi dalam kemajuan pariwisata belanja, seperti peningkatan layanan dan promosi yang lebih baik. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan saran strategis tentang cara mengembangkan pariwisata belanja yang berkelanjutan sehingga dapat mempertahankan kelestarian budaya dan lingkungan sambil menghasilkan manfaat ekonomi bagi masyarakat lokal. Dengan kata lain, pariwisata belanja berfungsi sebagai bukan hanya sumber pendapatan tetapi juga sebagai alat yang membantu komunitas lokal memperbaiki kesejahteraan mereka.
References
Andriani, R., Hariyanto, O. I., Brahmanto, E., Handayani, R. D., & Fauzia, W. (2018). Strategi
Promosi UMKM kampung rajut binong jati sebagai kawasan wisata belanja. Jurnal Abdimas BSI Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(2).
Chinoi, N., & Meiriza, A. (2022). Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Tempat Wisata Belanjadi Kota Batam Menggunakan Metode Simple Additive Weighting (SAW). JIMP-Jurnal Informatika Merdeka Pasuruan, 6(1), 10-15.
Ginting, N., & Veronica, S. (2016). Pariwisata Berbasis Masyarakat Pasar Buah Berastagi. Temu Ilmiah IPLBI, 1, C 035-042. https://temuilmiah.iplbi.or.id/wp-content/uploads/2016/12/IPLBI2016 C-035-042-Pariwisata-Berbasis-Masyarakat-Mampukah-Pasar-Buah-Berastagi.
Ihsan, N. (2015). Daftar isi Daftar isi Daftar isi. Statistik Daerah Kecamatan Kartasura Tahun, II(1), 17–18.
Kurniawan, G. W. (2018). Analisis observasi data pantai panda. The Journal of Tauhidinomics,1(1), 73–80.
Putri, M. E. (2019). Peran Sektor Pariwisata Terhadap Pendapatan Asli Daerah (Studi Kasus Kabupaten/Kota Provinsi Sulawesi Selatan) Tahun 2014-2018. Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB, 8(2).
Sembiring, J. C., & Afifuddin, S. (2020). Analisis Faktor Faktor Yang Mempengaruhi Pendapatan Pedagang Tradisional Di Kabupaten Karo. Fakultas Ekonomi, Akuntansi Prima, 20(01).
Sriwijaya, R. R. A., Laroza, C., Sutanto, V., & Ramadhani, M. F. (2024). Pariwisata Berbasis Komunitas sebagai Penggerak Sosial-Ekonomi Masyarakat Lokal : Strategi Pembangunan Ekowisata Bahari di Pulau Liki , Papua. Jurnal Pengabdian, Riset, Kreativitas, Inovasi, Dan Teknologi Tepat Guna, 2(1), 128–141.
Sutrisnawati, N. K., A.A.A Ribeka Martha Purwahita, I Ketut Saskara, A.A. Sagung Ayu Srikandi Putri, & Putu Bagus Wisnu Wardhana. (2021). Strategi Pengembangan Pasar Tradisional sebagai Daya Tarik Wisata di Kota Denpasar Bali: Study Kasus Pasar Kumbasari. Jurnal Kajian Dan Terapan Pariwisata, 2(1), 37–46. https://doi.org/10.53356/diparojs.v2i1.45
Widagdyo, K. G. (2015). Analisis pasar pariwisata halal indonesia. Tauhidinomics: Journal of Islamic Banking and Economics, 1(1), 73-80.
Wulandari, N. K. S. (2016). Peran sektor pariwisata dalam pendapatan asli daerah Kabupaten tabanan tahun 1990-2014.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 JUPARITA: Jurnal Pariwisata Tawangmangu

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.





