Optimalisasi Protokol Pencitraan MRI untuk Deteksi Plak Aterosklerosis pada Pembuluh Darah Karotis
DOI:
https://doi.org/10.61696/muara.v1i3.853Kata Kunci:
MRI, Karotis, Plak Aterosklerosis, Optimalisasi Protokol, Deteksi Plak, Black Blood MRI.Abstrak
Plak aterosklerosis pada arteri karotis merupakan prediktor kuat kejadian serebrovaskular seperti stroke iskemik. Deteksi dini dan karakterisasi komponen plak sangat penting untuk stratifikasi risiko dan perencanaan terapi yang tepat. Meskipun USG Doppler adalah modalitas skrining awal, Magnetic Resonance Imaging (MRI) menawarkan kemampuan superior untuk visualisasi dinding arteri dan karakterisasi komponen plak tanpa radiasi ionisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan protokol pencitraan MRI karotis untuk deteksi dan karakterisasi plak aterosklerosis secara akurat. Berbagai sekuens MRI (misalnya, T1W, T2W, PDW, TOF, dan sekuens Black Blood) dengan variasi parameter (waktu echo, waktu repetisi, resolusi spasial, dan metode supresi lemak) dievaluasi pada [jumlah] subjek dengan dan tanpa plak karotis terkonfirmasi. Hasil menunjukkan bahwa kombinasi sekuens Black Blood T1W dan T2W dengan resolusi tinggi dan metode supresi lemak yang efektif memberikan kontras yang optimal antara plak dan lumen, memungkinkan identifikasi komponen plak yang rentan (misalnya, inti lipid nekrotik, perdarahan intraplak, dan kapsul fibrosa tipis). Optimalisasi protokol ini dapat secara signifikan meningkatkan kemampuan MRI dalam mendeteksi dan mengkarakterisasi plak karotis, memberikan informasi penting untuk manajemen pasien.
