Peran Radiologi Intervensional dalam Manajemen Aneurisma Aorta Abdominalis: Studi Kasus dan Tinjauan Literasi
DOI:
https://doi.org/10.61696/muara.v1i3.854Keywords:
Aneurisma Aorta Abdominalis, AAA, Radiologi Intervensional, EVAR, Endovascular Aneurysm Repair, Studi Kasus, Tinjauan Literasi.Abstract
Aneurisma Aorta Abdominalis (AAA) adalah dilatasi patologis aorta abdominalis yang berisiko tinggi untuk ruptur, suatu kondisi yang mengancam jiwa dengan mortalitas tinggi. Secara tradisional, manajemen AAA melibatkan operasi terbuka. Namun, kemajuan dalam radiologi intervensional telah memperkenalkan teknik minimal invasif yang dikenal sebagai Endovascular Aneurysm Repair (EVAR) sebagai alternatif yang efektif. Penelitian ini menyajikan studi kasus seorang pasien dengan AAA yang berhasil ditangani dengan EVAR, diikuti oleh tinjauan literasi komprehensif mengenai peran radiologi intervensional dalam manajemen AAA. Studi kasus menguraikan presentasi klinis, diagnostik pencitraan, perencanaan pra-prosedur, pelaksanaan EVAR, dan hasil pasca-prosedur. Tinjauan literasi menganalisis data efikasi, keamanan, dan komplikasi EVAR dibandingkan dengan operasi terbuka, serta membahas indikasi, kontraindikasi, dan tantangan teknis. Hasil menunjukkan bahwa EVAR menawarkan keuntungan berupa waktu pemulihan yang lebih cepat, nyeri pasca-prosedur yang lebih sedikit, dan mortalitas perioperatif yang lebih rendah dibandingkan operasi terbuka pada pasien yang terseleksi. Meskipun demikian, EVAR memerlukan pemantauan jangka panjang untuk komplikasi seperti endoleak. Radiologi intervensional memainkan peran sentral dalam tatalaksana AAA, baik dalam diagnostik, perencanaan, maupun pelaksanaan intervensi endovaskular yang semakin canggih.
