PENDAMPINGAN PENGELOLAAN MEDIA SOSIAL DINAS KOMINFO M ELALUI PROGRAM MAGANG MAHASISWA DI KABUPATEN BENGKAYANG
DOI:
https://doi.org/10.61696/jurdian.v6i1.1134Keywords:
Pendampingan, Media Sosial, Informasi Publik, Komunikasi Digital, Magang Mahasiswa.Abstract
Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi mendorong instansi pemerintah untuk memanfaatkan media sosial sebagai sarana penyebaran informasi publik. Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bengkayang telah menggunakan media sosial untuk menyampaikan berbagai informasi kepada masyarakat, namun masih menghadapi beberapa kendala, seperti belum tersusunnya jadwal publikasi konten secara konsisten, keterbatasan ide konten kreatif, serta keterbatasan perangkat lunak pendukung pengelolaan media sosial. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mendukung optimalisasi pengelolaan media sosial melalui program magang mahasiswa. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) yang dilaksanakan melalui tahapan identifikasi masalah, perencanaan, pelaksanaan pendampingan, dan evaluasi. Kegiatan dilaksanakan selama satu bulan dengan melibatkan mahasiswa dalam dokumentasi kegiatan, penyusunan konten, penulisan caption, peliputan, dan publikasi informasi digital. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendampingan memberikan dampak positif terhadap pengelolaan media sosial instansi. Konten yang dipublikasikan menjadi lebih terstruktur, tampilan informasi lebih menarik, serta mulai memperoleh respons dan interaksi dari masyarakat. Selain memberikan manfaat bagi instansi dalam meningkatkan kualitas penyebaran informasi publik, kegiatan ini juga memberikan pengalaman praktis bagi mahasiswa dalam bidang komunikasi digital dan pengelolaan media sosial. Dengan demikian, program pendampingan melalui magang mahasiswa dapat menjadi bentuk kolaborasi yang efektif antara perguruan tinggi dan instansi pemerintah dalam mendukung penguatan komunikasi publik berbasis digital.
