Peran Radiologi dalam Tatalaksana Embolisasi Arteri Uteri untuk Fibroid Uterus
DOI:
https://doi.org/10.61696/muara.v1i3.859Keywords:
Fibroid Uterus, Leiomioma, Embolisasi Arteri Uteri, UAE, Radiologi Intervensional, Minimal Invasif, Tatalaksana.Abstract
Fibroid uterus (leiomioma) adalah tumor jinak yang sangat umum pada wanita usia reproduktif, menyebabkan gejala seperti menoragia, nyeri panggul, dan gejala tekanan. Secara tradisional, histerektomi atau miomektomi adalah pilihan tatalaksana utama. Namun, Embolisasi Arteri Uteri (UAE) telah muncul sebagai alternatif minimal invasif yang efektif, memungkinkan pelestarian uterus. Penelitian ini membahas peran sentral radiologi intervensional dalam tatalaksana fibroid uterus melalui UAE. Tinjauan ini mencakup indikasi, kontraindikasi, teknik prosedur, mekanisme kerja, serta hasil klinis dan komplikasi yang terkait dengan UAE. Dibahas pula peran radiologi dalam pencitraan diagnostik pra-prosedur (MRI panggul), panduan fluoroskopi intra-prosedur, dan penilaian pasca-prosedur. UAE terbukti efektif dalam mengurangi gejala fibroid dan ukuran fibroid, dengan tingkat kepuasan pasien yang tinggi, serta waktu pemulihan yang lebih cepat dibandingkan operasi terbuka. Radiolog intervensional memainkan peran krusial dalam setiap tahapan manajemen UAE, dari seleksi pasien hingga pelaksanaan prosedur dan pemantauan, menjadikan UAE sebagai pilihan terapi yang penting dalam arsenal ginekologi modern.
